Di sebuah tempat
yang bernama Baskhala hiduplah seorang Brahmana yang bernama Binduga
dengan istrinya Chencula. Binduga terperangkap oleh seorang wanita yang
buruk tabiatnya. Ia tidak pernah pulang atau menemui istrinya. Itulah
yang membuat Chencula sakit hati dan menderita, Chencula kemudian juga
ikut mencari teman laki-laki yang juga bertabiat buruk untuk membalas
perbuatan suaminya.
Mengetahui hal ini, Binduga pulang suatu hari dan memukulinya. Chencula
menuduh suaminya tidak setia dan menyalahkan suaminya atas semua yang
terjadi.
Setelah bertengkar cukup lama, keduanya sepakat. Chencula yang akan
bekerja dan kemudian memberikan uangnya pada suaminya. Tidak ada yang
akan ada pria yang mau membayarnya. Mereka setuju untuk berpura-pura
selayaknya suami dan istri yang sebenarnya.
Seiring waktu yang telah berjalan, Chencula kemudian menjadi janda. Ia
berkelana tanpa tujuan. Ia kemudian tiba di Gokarna Kshetra (kshetra
adalah tempat perziarahan). Di kuil Mahabeleshwar ia mendengarkan wacana
tentang Siwa Purana. Ia kemudian paham, bahwa pendosa akan pergi ke
neraka, tempat dimana Yama Dharmaraja akan memberikan hukuman pada
pendosa. Iapun pergi. Sehari setelah wacana itu, ia pergi ke Pauranik
(pencerita purana) dan mengakui dosanya. Pauranik itupun menyarankan
agar ia tetap mendengarkan wacana itu dan mengingat Tuhan selalu. Ia
melakukannya.
Sebagai hasilnya, setelah ia meninggal ia dibawa ke Kailasa, dimana ia menjadi sahabat Ibu Tertinggi, Gauri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar